Welcome :)

WELCOME--- SELAMAT MEMBACA--- :)

best regrads :)

thank you udah ngebaca , dll lah...
jangan lupa balik lagi yah ! :) thx ^^

Sabtu, 21 Januari 2012

apa yang salaaah??

apa yang salah?? , aku masih tetap terus bertanya tanya dalam hatiku...
21 tahun aku hidup dan dibesarkan , namun mengapa selalu ini yang aku rasakan??
apa bedanya antara aku dan dia? aku bahkan melakukan segalanya lebih dibandingkan dia.. tanpa sadar air mata pun menetes... diawali dengan setetes , namun semakin lama semakin deras air mata itu...
Sanni tidak bisa menahan segalanya lagi , ia ingin marah , ingin berteriak, ingin berlari , ingin pergi , ingin menangis dan ingin menumpahkan semua isi hatinya,,,
Ia meratapi semua yang ia alami selama ini...  ia masih tetap ingat akan masa lalu nya , dimana ia masih berumur antara 3-4 tahun, ia ditinggal oleh ibu nya, ibu nya pergi ke bandung bersama kakak perempuannya, ibu nya meninggalkan nya tanpa peduli keadaannya saat itu , tanpa memikirkan sakitkah ia? atau adakah orang yang mengurusnya jika ia pergi?? tidak sama sekali..

hampir 2 bulan ibunya meninggalkannya disaat umur yang begitu kecil , hal itu begitu jelas teringat dibenaknya hingga kini.. belasan tahun ia memendam memori pahit itu.. ia menyinpan erat di dalam hatinya.... terkadang ia membenci ibunya.. terkadang ia mengasihi ibunya... 

namun setiap Sanni mencoba untuk mengasihi ibunya , ibunya merusak niat nya... ibunya lebih memperhatikan kakak perempuannya Cindy , apapun yang diinginkan Cindy selalu diberikan oleh ibunya... kasih sayang , harta benda , kebahagiaan, semuanya Cindy punya... sangat berbeda dengan Sanny...
terkadang Sanni berpikir untuk pergi meninggalkan semua keluarganya , tak mau lagi mengenal mereka, tak mau lagi berkomunikasi dengan mereka.. namun di sisi lain ia merasa takut,,, ia memang menyimpan memori yang pahit tentang ibunya , namun ia tidak bisa meninggalkan keluargannya.. 

bukan hanya itu , jelas terngiang di otak Sanni , disaat ia berumur 5 tahun , ia mengalami kecelakaan yang cukup parah, dan disaat itu ayahnya berniat untuk membawanya ke rumah sakit , namun ibunya menolak dan ingin Sanni hanya dirawat dirumah, ayahnya pun menurut, akhirnya Sanni sembuh walupun hanya dengan perawatan seadanya... 

saat Sanni beranjak dewasa , ia rajin membantu orang tuanya.. ibunya selalu memintanya untuk bekerja sepanjang hari ,, tanpa peduli kesehatannya , tanpa peduli pendidikannya, tanpa peduli perasaannya... Cindy, ia hanya diam... tidur , menonton televisi , bersantai - santai , dan belajar.. prestasi Cindy berada diatas Sanni.... jelas terlihat, karna Sanni tidak pernah diberikan waktu untuk belajar dan beristirahat.. Sanni selalu mengerjakan apa yang diminta oleh ibunya.. namun begitu , ibu nya selalu membanding- bandingkan antara ia dan Cindy.. membandingkan prestasi antara mereka berdua.... Sanni hanya bisa diam.. sesekali ia menangis dikamar nya... ia berdoa , ia merenung.. ia merasa bosan hidup seperti ini...

Sanni telah menyelesaikan oendidikannya dan melanjjutkannya ke dunia kerja,,, semua jerih payah Sanni, bukan untuk Sanni... melainkan untuk ibunya.. ibunya selalu saja meminta gaji dari Sanni.. Sanni kembali menangis... ia hanya bisa menuruti semua permintaan ibunya.. padahal dalam hatinya, ia ingin sekali menabung uang itu untuk melanjutkan studinya dan untuk mewujudkan impian ayahnya... namun apa lagi yang bisa dilakukan oleh Sanni... ia hanya bisa terus berdoaa...

sesekali ia mengingat-ingat lagi semua masa lalunya yang pahit.. dimulai dari hal-hal yang simple, seperti pakaian... pakaian yang dimiliki Cindy sangat banyak dan sangat bagus.. berbanding terbalik dengan Sanny yang hanya memiliki beberapa potong pakaian dan tidak sebagus yang dimiliki Cindy... ia kembali mennguraikan air matanya...

ia teringat kembali saat ia berumur 7 tahun , ia diasingkan ibunya,,, ibunya menitipkan nya pada saudaranya,,, dan Cindy tinggal bersamanya... selama hampir 6 bulan ia diasingkan oleh ibunya,,, ia tinggal dengan saudaranya tanpa kasih sayang dan tanpa sentuhan seorang ibu... namun akhirnya ia kembali berkumpul lagi setelah kurang lebih berumur 7 tahun... ia senang bisa kembali berkumpul dengan ibunya meskipun ibunya memperlakukannya seperti itu....
di depan tamu dan banyak orang , ibunya memperlakukan nya seolah - olah tidak ada perbedaan kasih antara ia dan Cindy , namun begitu tamu pulang , ia sudah harus bersiap-siap diperlakukan seperti biasanya....

ia mengingat dikala ia tidak diharapkan hadir di dunia ini... hak hidupnya dirampas ibunya,,, namun Tuhan masih tetap memberikannya kesempatan untuk menikmati hidup ini dan bersyukur pada-Nya.. ibunya mencoba mengugurkannya.. ia hampir divonis cacat oleh dokter saat ia dilahirkan... dokter mengvonis Sanni kemungkinan akan mengalami cacat ( tunanetra/kebutaan) akibat dari obat-obatan untuk menggugurkan kandungan yang dikonsumsi ibunya.....

hampir satu jam ia menangis mengenang semua memori masa lalunya,,, ia masih menangis dan terus menangis... ia masih tak bisa mengira... apa yang salah pada dirinya,,, begitu tidak berhargakah ia bagi ibunya.,.. apakah ia hanya dianggap beban oleh ibunya....
ia masih menangis dan akhirnya ia tertidur pulaas.........





sekian dulu yah cerita kali ini... oke.. jangan sungkan-sungkan untuk balik lagiii... :)
tunggu cerita berikutnya yaaah..... :) thank you...

Sabtu, 15 Oktober 2011

"Grateful"

"Tuhan , kenapa aku diberikan segala sesuatu yang berkekurangan?" begitu dengar Ibunya Nadia ketika Nadia berdoa. " kak Indah dan kak Ayu diciptakan dengan wajah yang cantik , kemampuan yang hebat dan kepintaran yang diatas rata-rata , sedangkan Aku ? Aku hanya diciptakan serba kekurangan, semua yang ada pada kak Indah dan kak Ayu tidak ada di dalam ku... " begitu lanjut Doa Nadia..


Mama Nadia, Erin, hanya diam saja... air matanya menetes mendengar ucapan doa anaknya itu..
Nadia memang berbeda dari kedua kakak-kakaknya.. sangat berbeda...   kedua kakaknya cantik , sangat cantik.. pintar dan bahkan selalu juara 1.. dan juga mempunyai banyak teman... akan tetapi Nadia hanyalah mempunyai 2 orang sahabat yang selalu bersamanya..

pada pesta ulang tahun Ayu yang ke-17 , Ayu sangatlah cantik, teman temannya yang datang sangatlah banyak... begitu juga pada saat ualng tahun Indah yang ke-17 , sama hal nya dengan kakaknya Ayu , pada ulang tahun Indah yang ke 17 , teman nya yang datang sangatlah banyak.. tidak kalah banyak dengan ramainya ulang tahun Ayu kakaknya. sedangkan , disaat ulang tahun Nadia , yang datang hanya lah ke2 sahabatnya,,, tidak ada lagi orang lain yang datang... apabila kita nmenjadi Nadia , kita pasti akan memiliki perasaan yang sama seperti yang Nadia rasakan..
 Nadia semakin merasa terpojok dengan keadaan nya yang  begini..

namun , 2 tahun kemudian , banyak kasus-kasus yang muncul di jakarta , salah satunya adalah penculikan gadis-gadis cantik yang masih muda, dan kedua kakak Nadia , Ayu dan Indah menjadikorban dalam kasus penculikan itu... Mereka dijual oleh si penculik... Ayu dan Indah dijual kepada seorang lelaki muda yang memiliki profesi sebagai penjual gadis...

betapapun kita tahu bagaimana sedihnya perasaan Ibu dan Ayahnya Nadia , serta Bagaimana perasaan Nadia... Nadia juga keluarganya yang lain sangatlah sedih mendengar kabar itu, Ayu dan Indah ditemukan setelah 4bulan berlalu , namun Ayu dan Indah kembali dengan kekecewaan.... mereka dipaksa untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan , dan hal hal yang dilarang agama...

sungguh luar biasa! dari peristiwa itu , Nadia sangat bersyukur akan segala kekurangan yang telah diberikan oleh Tuhan... Nadia sangat berterima kasih dan tidak lagi menyesali akan apa yang ada pada dirinya....

peristiwa itu sudah berlalu berkisar 5 tahun... kemudian Ayu memutuskan untuk menikah.. namun sebelum pernikahan , ia mengaku pada kekasih nya atas semua yang menimpa pada dirinya 5 tahun yang lalu.. lalu kekasihnya berkata "tidak",,, dan betapa sakitnya Ayu mendengar kata "tidak" itu... ia ditolak atas segala pengakuannya akan masa lalunya.. hal itupun terjadi pula pada Indah.. bukan hanya Ayu yang mengalaminya....

Nadia merasakan sedih yang dialami oleh kedua kakaknya, namun ia kembali bersyukur dengan semua keadaan fisiknya...
ia memang jelek dan sampai saat ini belum mempunyai seorang kekasih , namun siapa sangka bahwa sahabatnya menyimpan perasaan padanya? Nadia terkenal akan kebaikannya,, ia memang tidak cantik, namun ia sangat baik..
Nadia akhirnya menikah 1 tahun kemudian, pernikahannya bahagia, dan sangat bahagia...  namun , pada akhirnya Ayu dan Indah menikah,,, Mereka hidup bahagia,, namun Nadia jauuh lebih bahagia dari mereka....
Nadia tetap bersyukur dan masih bersyukur sampai saat ini...



++++++++++++++Apapun keadaan fisik kita , hargai itu... Fisik bukanlah segalanya,,, Fisik memang bisa memberikan kesenangan , namun itu hanya sesaat,,, tetap syukuri apa yang ada... ++++++++++++++++++

Sabtu, 08 Oktober 2011

DWITASARI :): 2 Jam Aku Menunggumu

DWITASARI :): 2 Jam Aku Menunggumu: Detak jam tangan mengerang kesakitan Menahan kelelahan karena terus berjalan Nafasnya terngah-engah Jengah Kakinya hampir patah Penuh nanah ...

Sabtu, 10 September 2011

MIRROR

pernahkah diantara kita berharap mempunyai penglihatan lain selain penglihatan secara manusiawi??
apakah anda berpikir bahwa penglihatan sedemikian rupa akan membawa kebahagiaan pada diri anda? bukan hanya kebahagiaan, bahkan kepopularitasan... pernahkah?
tidak semua hal yang menurut anda menyenangkan , akan menyenangkan juga bagi orang lain..
semoga cerita ini bermanfaat bagi kita semua , ambillah nilai nilai yang bisa dipelajari

berulang kali kejadian itu terjadi , sungguh Rina tidak mengerti apa maksud dari semua kejadian ini..
ia tidak bisa melihat bayangan teman nya, Santi di cermin , lalu Rina menceritakan kepada temannya yang lain, Indie bahwa ia tidak melihat bayangan Santi di cermin.
Indie sungguh heran dan bingung, karna Indie dapat melihat bayangan itu , namun mengapa Rina tidak bisa melihatnya? Indie pun hanya menganggap lalu persoalan itu..

esok nya, saat Rina tiba disekolah , ia sangat kaget.. ia kaget mendengar suara isak tangis di sekolahnya itu... ia bingung, namun bercampur kaget saat ia masuk kedalam sekolah dan mendengar bahwa temannya Santi telah meninggal kemarin sepulang sekolah. Santi meninggal karna diduga dirampok saat pulang dari sekolah, mobil yang dipakai Santi hilang dan semua uang termaksud Hp Santi hilang, yang tersisa hanya jasad Santi yang ditinggal di pinggir jalan.

Mendengar semua kronologis itu , Rina sangat sedih karna kehilangan Santi.. dan hal yang membuat dia trauma adalah , mengapa setiap orang yang tidak terlihat bayangannya dicermin , selalu mengalami hal-hal yang tidak diinginkan yang berujung pada maut... bukan hanya sekali Rina merasakan hal seperti ini..

setelah kejadian itu berlalu lama , Rina mengalami hal yang sama lagi.. Rina pergi kesebuah toko buku langganan nya dan ia lagi lagi tidak melihat bayangan si karyawati dicermin , tersontak Rina pun sangat kaget.. ia kembali  merasa takut.. ia merasa takut setiap mengalami hal sedemikian rupa.. dan seperti sebelumnya , Rina pun kembali ke toko buku untuk memastikan keadaan si karyawati.. dan ternyata benar, karyawati itu tewas karna mengalami kecelakaan...
kejadian ini pun berlalu , Rina pun sudah sedikit bisa menenangkan dirinya..

kemudian disaat gurunya mengajar dikelas, Rina langsung menangis... ia tidak bisa melihat bayangan guru kesayangannya di cermin..... ia menceritakan kembali akan hal itu pada Indie, temannya...
Indie tetap tidak percaya... karna menurutnya , kejadian yang lalu itu hanya lah sebuah kebetulan yang terjadi diluar dugaan.... Rina sangat bingung,,, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan, kemudian ia berteriak didepan kelas, ia mengatakan semua apa yang ia rasakan dan ia alami tentang penglihatannya.. suasana kelas tiba-tiba menjadi kaku dan diam... namun gurunya hanya membalas dengan senyum dan kata-kata yang menenangkan hati Rina...

Rina tetap tidak bisa tenang... ia merasa sangat takut.. benar saja semuanya terjadi,, ia mendapatkan kabar gurunya itu meninggal karna mengalami kecelakaan. mobil yang dikendarai gurunya masuk kedalam jurang... Rina pun sangat kaget, lalu semua teman temannya menatapnya dengan sinis dan penuh kebencian.. namun hanya tersisa satu orang yang tetap mengasihi Rina disana , Riko namanya... ia tidak menjauhi Rina , ia tidak menyalahkan Rina atas semua kejadian yang terjadi ini.. Riko tetap mendampingi Rina dikala Rina bersedih dan dikucilkan oleh semua temannya.

sejak hari itu , Rina selalu ditemani Riko.. mereka berdua selalu bersama.. tak heran , jika Riko pun mendapatkan perlakuan sinis dari teman-temannya, karna mereka beranggapan bahwa Rina dan Riko lah yang patut dipersalahkan atas meninggalnya guru mereka...
kejadian itu pun berlalu begitu saja..
namun seiring berjalannya waktu, Riko dan Rina semakin dekat dan memiliki hubungan yang lebih spesifik / khusus... Rina menjalani hari harinya bersama Riko dan ia merasa bahagia...
namun kebahagiaan itupun hilang dikala Rina dan Riko sedang menonton bioskop...
saat itu  , Rina pergi ke kamar mandi dan ia ternyata tidak bisa melihat bayngannya dicermin itu..

Rina bergegas meninggalkan kamar mandi itu dan menghampiri Riko serta menceritakan semua nya kepada Riko... Rina menangis, namun Riko tetap menenangkannya.. walaupun didalam hati Riko, ia pun sangat merasa takut kehilangan Rina... kemudian , melihat kepanikan Rina, Riko pun mengantarkan Rina pulang....
sepulang dari sana , Rina menyiksa dirinya... ia tidak mau tidur , tidak mau melakukan aktivitas yang lainnya, bahkan hal gila yang dilakukan Rina adalah memakan cabe rawit tanpa sayur atau apapun , sambil menonton televisi, alasannya adalah ia takut tertidur.. Rina sangat takut pada kenyataan yang harus ia hadapi...  tapi Riko terus menemaninya...
Riko sangat prihatin , sedih dan juga khawatir akan keadaan Rina.. Riko tidak mau melihat keadaan Rina yang seperti ini...
tapi pada akhirnya, Riko harus bisa menerima kenyataan Rina meninggal , dan Riko pun meneteskan air matanya.... Rina meninggal karna tidak mau makan , tidak mau tidur dan tidak  mau beraktivitas... ia hanya menghabiskan hari harinya dengan menonton televisi dan memakan cabe rawit sepanjang hari dari pagi hingga malam dan begitu seterusnya.....

mungkin ada hal yg bisa diambil dari cerita diatas  :  kehidupan manusia , bukan diatur berdasarkan kemauan manusia, jika sudah pada saat nya waktu kita didunia habis, maka kita harus bisa menerima nya dan tidak bisa menolaknya

Senin, 01 Agustus 2011

manakah yang lebih besar? kasih ayah atau kah kasih ibu??

manakah yang lebih besar, kasih ibu ataukah kasih ayah??
jawablah dalam hati anda masing - masing....

- ibu yang melahirkanmu , dan ayah hanya menunggu diluar sana.... namun tahukah apa yang ayah anda lakukan? ia berdoa untuk kamu,,, ayahmu terlalu takut untuk kehilanganmu....
dan disaat kamu lahir , ibu mu menangis dan memelukmu... namun ayahmu hanya berdiri menatapmu dan tersenyum... tahukah kamu mengapa?? karna ayahmu terlalu sayang terhadap mu... ia takut tangan nya akan menyakitimu yang masih sangat rentan... dalam hatinya  , ia sangat ingin memelukmu.... namun ia takut kamu terluka ataupun cedera, maka ia hanya mengelus lembut keningmu , lalu mengecupnya...

- disaat kamu lincah berjalan dan berbicara , ibulah yang selalu menemanimu bermain , itulah yang ada dalam benakmu... namun tidakkah kamu berpikir dan merenungkan? disaat ayahmu libur , yang seharusnya ia gunakan untuk istirahat , ia menggunakan waktu itu untuk bermain dan bercanda bersama mu,, namun apa yangkamu lakukan? kamu menolak nya dan kamu berlari pada ibumu untuk bermain...tahukah kamu bagaimana perasaan ayah???

- ibu selalu memandikan dan menyuapimu makan, ayah tidak pernah... itukah yang kau pikirkan??? tidakkah kamu berpikir , ayahmu ingin sekali menyuapimu dan memandikanmu , namun saat ia ingin menyuapimu , apa yang kamu lakukan? kamu tidak mau makan dan saat disuapi oleh ibumu , kamu makan dengan lahap... tahukah kamu bagaimana perasaan ayahmu?? namun ia tetap tersenyum demi untukmu BAHAGIA....

- saat kau sudah mulai dewasa ( puber ) ayahmu mulai menjauhimu , dan ibumu sangat dekat padamu... dalam benakmu muncul , bahwa ayahmu tidak lagi menyayangimu.... mengapa ayahmu menjauhimu? karna ia tahu bahwa kamu telah dewasa dan bisa menjalani hidupmu.... karna ayahmu mempercayaimu.. karna ayahmu ingin kamu belajar mandiri agar kelak kamu dihargai oleh setiap orang... ayahmu tidak mau melihatmu menh=jadi anak manja yang akan selalu di olok - olok oleh lingkungan sekitarmu....

- saat seorang yang jahat mencoba untuk melukaimu , apa yang ibumu lakukan? ia memelukmu untuk menenangkan mu.... namun, apa yang ayahmu lakukan?? ia memperlihatkan bahunya pada mu dan pada ibumu... ia melindungimu walaupun ia merasa takut... mengapa ia berbuat demikian? karna ia tahu ,  percuma menenangkanmu disaat seperti ini , dan lebih baik melindungimu dari pada menenangkamu...

- saat kamu dewasa , ayah mulai merasa kehilangan saat bersama mu,,,, apa yang ia lakukan? tahukah kamu?? setiap malam sebelum tidur , ia selalu menatap fotomu dan menangis .... ia sangat rindu padamu yang dulu selalu manja dengannya,,,,

- saat kamu mulai dewasa , kamu mulai memilih seseorang untuk menjadi pacarmu.. namun , ayahmu marah.... sedangkan ibumu tidak,,,  tahukah kamu mengapa yahmu marah? karna ia takut kehilangan mu,,, karna ia takut kamu pergi dengan orang pilihanmu dan mulai melupakan nya yang sudah mulai renta...

- saat ayah pulang kerja , ayah melihat kamu sedang berduaan dengan kekasihmu... lalu ia menunjukkan ekspresi yang lain... lalu kmau mulai sebel pada nya.... namun tahukah kamu mengapa ia begitu? ia begitu karna ia sedih.. kamu yang saat dahulu kala selalu menghampirinya saat ia pulang kerja , kini tidak lagi.... kamu yang selalu menghilangkan letih nya dengan canda tawamu , kini tidak lagi.... apakah ayahmu egois?? TIDAK.... ia hanya TAKUT kehilanganmu,,,,

- saat kamu mulai dewasa , dan memutuskan untuk melanjutkan study mu kejenjang yang lebih tinggi , ia hanya tersenyum... dan saat kamu bertaanya jurusan apakah yang seharusnya kmau ambil.. ibu memberikanmu saran , sedangkan ayah hanya mengatakan `` terseraah`` tahukah egkau mengapa ia berkata `terserah` ? karna ia tidak ingin memaksakan dirimu... ia ingin kamu menjadi apa yang kamu mau... dan ia akan slalu siap mendukungmu tanpa sepengetahuanmu....

- saat kamu sudah menentukan jurusan , kamu mulai menentukan fakultas yang terbaik dan pilihanmu itu berada diluar kota... ibu hanya bisa menangis dan memelukmu.. sedangkan ayahmu berkata dengan tegas, ya.. pergilah kalau kau mau...  tahukah kamu mengapa? karna ia ingin kamu mendapatkan yang TERBAIK....

- saat kau sudah lulus dan harus diwisuda , ayah dan ibumu hadir... saat namamu disebut sebagai siswa berprestasi , ibumu lalu berdiri dan menangis haru sambil menepuk tangannya dengan keras,,, namun ayahmu hanya duduk kaku dan tersenyum lembut... tahukah mengapa? tahukah apa yang ada dalam benak ayahmu?? ia bangga terhadapmu... lalu mengapa ia tidak melakukan hal yang sama seperti yang ibu lakukan?? tahukah kamu ia duduk karna apa? karna kakinya tidak kuat lagi untuk berdiri karna ia sangat senang dan terharu dan SANGAT amat TERAMAT bangga kepadamu.....

- saat kamu memilih untuk menikah , ayahmu hanya diam tak berekspresi dan ibumu sangat senang dan mendukung mu... mengapa ayah berlaku demikian?? sekali lagi.... itu karna TAKUT kehilangan mu,,, ia takut kamu tak akan memperdulikan kesehatannya lagi... ia takut kamu akan melupakan kenangan antara kalian.....


jangan pernah menyia- nyia kan orang tuamu.... :)

Sabtu, 30 Juli 2011

Renungkan !!

Hal Kecil Namun Sangat Berarti


Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana, ttg pengunduran diri seorang direktur.

Diαdαkanlah sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan & kritikan dari anak buah kepada Sang Direktur yğ akan segera memasuki masa pensiun.

Krn waktu terbatas, kesempatan pernyataan tsb dipersilahkan dalam bentuk tulisan.
Di antara pujian & kesan yğ diberikan, dipilih & dibingkai utk diabadikan kemudian dibacakan di acara tsb, yakni sebuah tulisan dari se☺яåήg office boy yğ telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Dia menulis semuanya dgn huruf kapital sebagai berikut :

• Yaήğ terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas Ɣªήğ sebenarnya adalah tanggung jawab saya.

• Terima kasih Pak Direktur krn Bapak tlh mengucapkan MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan & berusaha memberitahu setiap kesalahan yaήğ tlh saya perbuat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.

• Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepd saya atas hal² kecil Ɣªήğ telah saya kerjakan utk Bapak.

Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada ☺яåήg kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik²nya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan & dikecilkan. Dan sampai kapanpun Bapak adalah Pak Direktur buat saya.
Terima kasih sekali ƪαǧî. Semoga Tuhan merestui jalan dimanapun Pak Direktur berαϑα.
Äмëëëëëπ....

Stlh sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu,serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam² Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya,terharu mendgr ungkapan hati seorg office boy yğ selama ini dgn setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.



Memberi Lebih Dulu



Seorang pria paruh baya mempunyai sebuah toko makanan ternak yang tidak begitu laku

Makin hari makin sedikit orang yang beli pakan ternak

Dalam keputusasaanya Pria tersebut mendapat ide gila yaitu menginvestasikan 50 dolar (uang yang cukup banyak pada zaman itu)

Untuk membeli 1000 ekor Anak ayam. Para tetangganya langsung mengejek & menganggap pria itu gila.

Jual pakan ayam saja, Tidak bisa, apalagi jual anak ayam. Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tersebut. Sebaliknya ia memberikan anak2 ayam tersebut secara GRATIS kepada pembeli pakan ternaknya

Benar2 Gila! mereka berpikir, tokonya mau bangkrut, malah beli banyak anak ayam, Terus membagi bagikan anak ayam tersebut secara Gratis.

Mana ada pebisnis waras yang melakukan itu? Nyatanya, setelah ada program gratis anak ayam tersebut, mulai banyak orang beli ditokonya

Semakin hari ternyata tokonya semakin laris saja. Selidik ternyata pembeli yang menerima Anak ayam gratis itu kembali lagi.

Mengapa bisa demikian?

Tentu saja mereka beli makanan ayam untuk anak ayam gratisan itu

Apa pesan moral dari cerita tersebut diatas ?

Jangan pernah takut untuk memberi karena memberi adalah langkah pertama untuk kita menerima

"Sayangnya banyak orang selalu berpikir yang sebaliknya Menerima dulu , baru berpikir untuk memberi"

Ini yang membuat kita tidak mengalami terobosan apa2 dalam hidup ini

Mana ada petani yang mengharapkan untuk menuai padahal ia tidak pernah menabur sebelumnya ?

Selama ada kesempatan, jadilah orang yang murah hati,

Beri kebaikan

Beri perhatian

Beri dan beri

Jangan hanya Beri jika ada keuntungan saja untuk kita

Ingatlah bahwa hidup ini seperti Gema

Apa yang kita keluarkan akan kembali kepada kita

Apa yang kita berikan akan kita dapatkan kembali, bahkan berkali kali lipat dari apa yang kita berikan

Mari selalu melakukan kebaikan

Jauhkan Rasa Iri hati

Menabur yang baik

Tentu akan menuai kebaikan


Semangat!!


Kalau saat ini kita mencari siapa pemenang lari marathon pada Olimpiade di Mexico tahun 1968 di Google maka kita akan sulit menemukannya.

Tetapi ada seseorang yang sangat dikenang dan menginspirasi banyak orang dalam event Olimpiade itu. Ia bukanlah seorang juara, malah ia memasuki garis finish paling akhir saat seluruh penonton sudah mau beranjak pulang.

Pelari ini setengah pincang berlari dengan susah payah memasuki stadium Olympic Mexico City yang telah mulai gelap. Akibat insiden tabrakan fatal dengan pelari lainnya pada awal perlombaan marathon. Panitia telah minta ia berhenti karena lukanya yang berceceran darah tapi ia menolaknya

Pelari ini bernama John Stephen Akhwari dari Tanzania.

Lalu setelah pertandingan ada seorang yang bertanya kepadanya “Mengapa Anda tidak berhenti ketika terluka pada awal pertandingan?”

Jawabnya
” Negara saya tidak mengirim saya 5,000 mil hanya untuk memulai pertandingan, mereka mengirim saya 5,000 mil untuk menyelesaikannya.”

Hingga saat ini Akhwari menjadi INSPIRASI banyak orang di dunia bukan karena ia memperoleh medali emas melainkan karena komitmennya yang tinggi untuk menyelesaikan pertandingan meskipun dalam keadaan cedera dan terluka.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita akan berhenti untuk mencapai IMPIAN hanya karena kita mengalami “sedikit cedera” ? Ataukah kita akan terus berjuang meskipun banyak tantangan dan fisik yang tidak mendukung untuk mencapai garis akhir?

So..

Keep Fighting..!!

PANTANG MENYERAH..!!


Story

Seorang mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang lagi bekerja dibawah...

Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan...

Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, di lemparnya uang 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja...

Si pekerja hanya memungut uang 1000 dan melanjutkan pekerjaanya...

Sang mandor akhirnya melemparkan 100.000 dan berharap si pekerja mau menegadah sebentar ke atas...

Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 100.000 dan kembali bekerja...

Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja...

Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor....

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita.

Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja.

Kita di beri rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur...


Jadi jangan sampai kita mendapatkan batu kecil agar kita mau menoleh kepada Tuhan.


Bukan Beratnya


Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul
beban tersebut.

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey
mengangkat segelas
air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira
segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr."Ini bukanlah masalah
berat absolutnya,
tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya
memegangnya selama 1
jam, lengan kanan saya akan sakit.

Dan jika saya memegangnya selama 1
hari penuh, mungkin anda
harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi
semakin lama saya
memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan
mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey.


"Apa yang harus kita lakukan adalah
meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".

Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban
pekerjaan !

Jangan bawa pulang.

Beban itu dapat diambil lagi besok.

Apapun beban yang ada di pundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.


Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!!


Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
:)



Siapa yg Kaya dan Siapa yg Miskin?

Siapa kaya & Siapa Miskin

Sekedar Renungan Buat teman2 Semua
Semoga Bermanfaat


Suatu ketika
Seorang ayah dari keluarga kaya raya,
bermaksud memberi pelajaran,
bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya


Mereka menginap beberapa hari di rumah
keluarga petani yang miskin,
di sebuah dusun di tepi hutan

Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya
Bagaimana perjalanan kita?
Oh sangat menarik ayah

Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup?
Sang ayah bertanya.

Ya ayah, sahut sang anak.
Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini?
Tanya sang ayah.

Sang anak menjawab:
Yang saya pelajari kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu.
Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas…


kita punya lampu untuk menerangi taman kita,
mereka punya bintang yang bersinar di malam hari.


Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup
mereka hidup bersama alam

Kita punya pembantu untuk melayani kita,
tapi mereka hidup untuk melayani orang lain.

Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita,
mereka punya banyak teman yang saling melindungi

Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya
Lalu sang anak melanjutkan,

Terima kasih ayah,
karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita


Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan?

Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki, dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki.



semoga bermanfaat yah.... ^ ^

Selasa, 28 Juni 2011

Gift From the Past

semua orang sangat menggilai lomba tersebut..
tidak heran, karna apabila bisa menemukan harta karun tersebut, maka akan mendapatkan setengah dari harta karun tersebut..
banyak yang telah mencoba untuk mencari harta karun yang terkubur didalam tanah tersebut..
namun tidak satupun juga orang yang menemukannya..

pagi-pagi sekali Rina sudah bersiap-siap bergegas untuk mencari harta karun tersebut karna ia sangat membutuhkan sebagian dari jumlah harta karun tersebut..
ia sudah siap dengan sekopnya yang siap untuk menggali tanah..
ia segera pamit pada ayahnya dan segera menuju tempat yang diduga sebagai letak harta karun tersebut..


ia masuk kedalam semak-semak yang dipenuhi dengan rumput-rumput liar yang sangat tidak terawat, Rina tampak terkejut saat dia melihat seseorang yang sudah duluan menggali tanah tersebut..
orang tersebut adalah Deni, yaitu seorang laki-laki yang sangat ia kenal sekali...

laki- laki itu adalah suaminya yang mencampakannya setelah anak mereka meninggal... Sebenarnya Deni tidak mencampakkannya, hanya saja Deni stres karna merasa tidak berhasil menjaga anaknya yang di tambah lagi sikap Rina yang begituh angkuh akan kejadian tersebut....

"untuk apa kamu disini?? bukan kah hasil kerjamu sebagai seorang programmer cukup untuk memenuhi kebutuhanmu??" tanya Rina yang masih mengingat luka masa lalunya...

"memang cukup bagiku.. namun aku tertarik pada perlombaan ini.. tapi bukan karna harta.. atau apapun..." jawab Deni untuk menjelaskannya...
"maaf kalau begitu aku mau pulang..." Rina langsung pergi meninggalkan Deni tanpa banyak bicara lagi..
namun Deni mengikuti Rina sampai ke rumahnya.. Rina memang tidak menolak karna Deni memberikan alasan ingin bertemu dengan ayah Rina, Erik.. kalau demi ayahnya Rina tidak bisa menolak, apalagi mengingat keadaan ayahnya yang sedang lumpuh dan hanya mengandalkan kursi roda..
Deni mencoba untuk mengutarakan penyesalannya bahwa dulu ia pernah pergi meninggalkan Rina yang juga lagi sedih atas kepergian anak mereka.. Deni melakukan semua itu karna tidak tahan akan sikap Rina yang seakan-akan menganggap bahwa hanya dirinya yang merasa kehilangan anak, sedangkan Deni tidak.... padahal Deni sangat merasakan luka itu saat ia mengetahui bahwa anaknya harus meninggal..

sampai dirumah Rina , Deni sangat kaget dengan segalanya... dia kaget saat menyadari bahwa Rina sangat kurus sekarang , wajahnya sangat kusam dan sangat jauh berbeda dari yang dulu Deni kenal, dia tidak menyadari hal itu ketika bertemu di tempat perlombaan itu...
begituh pula saat dia melihat ayahnya, Erik harus duduk dikursi roda dengan kondisi badan yang lebih kurus dari pada dulu...
ternyata yang kaget bukan hanya Deni, namun Erik juga... dia sangat senang bahwa tau Denilah yang datang pada saat itu... sudah sangat lama ia tidak pernah melihat Erik lagi...
Deni dan Erik, ayahnya terlihat sangat akrab sekali...sedangkan Rina pergi ke dapur untuk menyiapkan makan untuk semuanya..
 

"Tinggal dimana kamu Deni...?" tanya Erik, ayahnya untuk memulai pembicaraan itu
"Saya tinggal di Jakarta... baru hari ini saya sampai di Bandung dan langsung mencari harta karun itu,, saya membaca mengenai harta karun itu di koran minggu lalu.. lalu saya memutuskan untuk datang ke Bandung..." jelas Deni pada ayahnya..
"lalu malam ini kamu akan tidur dimana??" tanya ayahnya khawatir..

"saya belum tahu karna kebetulan saya belum mencari tempat penginapan disini...."
"tinggal lah disini.. bagaimana pun ini adalah rumahmu juga..." jawab ayahnya dengan bijaksana..
 

tiba-tiba Rina muncul dari belakang sambil memegang piring yang berisi masakannya, dan Rina menolak dengan tegas kalau Deni menginap dirumahnya..
"Tidak!! aku tidak setuju dan tidak mau kalau kamu tinggal disini... ini bukanlah rumahmu lagi sejak kamu pergi meninggalkan aku 5 tahun yang lalu dan tidak memberikan kabar sama sekali..." 

ayahnya tetap mencoba untuk membela Deni.. " tapi ini tetap rumahnya... kalian bahkan sama sekali belum mengurus surat cerai dan tidak ada bukti hitam diatas putih yang menyatakan bahwa kalian sudah resmi bercerai.. jadi dia masih berhak tinggal disini... lagipula bukankah kita masih punya satu kamar tamu yang kosong?? jadi ayah rasa tidak masalah kalau dia mau tinggal disini..."

Karna Rina melihat ayahnya yang sedang sakit, akhirnya Ia pun membiarkan Deni untuk tinggal di rumah untuk beberapa saat. Hari demi hari delewatinya, walau ada rasa kecewa, karna Ia merasa Deni telah tidak perduli lagi terhadapnya...

Tanpa di ketahui oleh Rina, Deni terus mencari harta karun itu selagi ia tinggal di rumah ayahnya...
sebenarnya apa yang menjadi tujuan Deni mencari harta karun itu?
setiap hari Deni terus mencari harta karun itu... Dan hingga suatu saat Deni berhasil menemukannya, dan mendapatkan apa yang menjadi imbalannya... "aku akan menggunakan hasilku ini dengan sebaik mungkin" 
( Hati Deni berkata)...


Dan tibalah waktunya, yaitu dimana tanggal pernikahan mereka berdua...
"Sudah cukup lama kamu tinggal di sini, mungkin sudah waktunya untuk pergi dari tempat ini" kata Rina yang masih menyimpan amarah..
"hey Rina, biarkanlah Deni tinggal di tempat ini untuk beberapa waktu kedepan lagi, bukankah Deni telah menjelaskan semua, kenapa ia pergi" tanggap Erik..
"Sudah ayah, mungkin benar kata Rina... aku harus pergi dari tempat ini, aku telah merepotkan kalian" Deni menanggapi...
"Tidak sama sekali Deni, kami tak merasa direpotkan melalui kehadiranmu di tempat ini, justru kami senang kamu sudah kembali" Jawab Erik dengan tersendat-sendat...
"Tidak ayah, walau begituh dia tetap jahat terhadap keluarga kita" berontak Rina...
"Ayah... Bolehkah aku berbicara dengan Rina sebentar?" minta Deni terhadap ayahnya....


ayahnya pun keluar dari ruangan itu... dan kini tinggal Deni dan Rina....
"Rina, aku tahu aku salah, waktu itu aku sangat terpukul dengan kepergian anak kita... aku minta maaf atas hal bodoh yang pernah aku lakukan, aku salah telah meninggalkanmu" permohonan ampun Deni...
"Lalu, apakah melalui permintaan maafmu, semua dapat terulang kembali?" Jawab Rina...
"Maafkan aku, akan kejadian itu... sekarang aku sadar akan hal itu" Deni mengutarakan kembali permintaan maafnya...
"Rina... ingatkah kau, mengenai janji yang kita buat sebelum kita menikah?" tanya Deni terhadap Rina yang sedang menundukkan kepalanya...
Waktu itu adalah saat dimana Deni dan Rina membuat sebuah janji mengenai suatu hal, janji itu berisi bahwa diantara mereka apapun yang terjadi adalah kehendak Tuhan dan tak boleh ada di antara mereka yang tidak mensyukuri apa yang terjadi dan Deni pun berjanji bahwa dia akan memberikan sebuah benda yang sangat diidamkan Rina dari dulu yaitu sebuah mutiara yang akan menjadi saksi cinta mereka berdua...
kini Deni dapat mewujudkan hal itu terhadap Rina, dia memberikan sebuah mutiara kepada Rina dari hasil perlombaannya itu... 

dan Rinapun sekarang mengerti dan memahami mengenai janji yang mereka buat....
kini Deni dan Rina membangun hubungan yang baru melalui janji mereka bersama... Mereka menjadi keluarga yang penuh rasa bersyukur... walau ayah mereka, Erik telah meninggal...




________________________ENDING___________________________